Warung Bebas

Minggu, 16 September 2012

Cara Melihat Setan


Pernah dikisahkan pada kehidupan sebuah pesantren yang di pimpin oleh seorang guru pembimbing yang begitu arif dan bijaksana.
Kisah ini terjadi pada saat seorang murid terbaik pesantren tersebut akan berangkat mengembang tugas dalam siar agama Rasulullah SAW.
Ada beberapa pembicaraan ;;


Sang Guru :” wahai nanda, saatnya engkau telah menamatkan pelajaran nanda di pesantren ini, ilmu pengetahuan agama telah nanda kuasai dengan cukup baik... yahnda berpesan, siarkan agama Junjungan kita Baginda Rasulullah SAW sebagaimana pesan yang telah di wasiatkan Beliau kepada kita semua....

Sang Murid :” Baik yahnda, insya Allah saya akan berusaha dengan sekemampuan saya untuk melaksanakan tugas ini... tapi yahnda...

Sang Guru :”Ada apa nanda..?? apa lagi yang engkau risaukan...

Sang Murid :” nanda telah banyak menimba ilmu dari yahnda, nanda banyak membaca dan menghafal beberapa kitab penting islam, tapi nanda masih ragu akan keberadaan syaitan yang nyata senyata nyatanya sebagai musuh manusia... yahnda,.. bolehkah nanda bertanya, apakah bisa syaitan itu dilihat dengan mata manusia secara wajar... dan bagaimana caranya wahai yahnda....??

Sang Guru tersenyum... Sang Guru mengangguk dan mengerti apa yang di pikirkan oleh sang murid, kemudian Sang Guru berkata :” baiklah, insya Allah besok adalah hari jum’at, dan besok akan nanda saksikan bentuk syaitan yang nyata yang dapat dipandang oleh mata manusia secara wajar...

Keesokan harinya tepat pada hari jum”at, Sang guru dan Sang Murid tadi pergi menjalankan sholat Jum’at bersama. Setelah melakukan sholat sunnah Tahyatul masjid,.... sang Guru mengajak Sang Murid Untuk duduk di safh paling belakang....dan Murid bertanya :” wahai yahnda,..mengapa kita duduk di safh paling belakang, baginda Rasul telah memesankan kita untuk duduk di safh pertama agar mendapatkan seekor kerbau yang gemuk dan sehat...

Sang Guru : ” nanda, untuk hari ini biarlah kita hanya mendapatkan sekantung kurma saja agar nanda dapat melihat bentuk syaitan yang nyata... dan mulai saat ini, nanda perhatikanlah setiap jamaah yang memasuki Masjid ini dan yang keluar dari masjid ini..
Sang Murid pun mendengarkan perkataan Sang Guru...

Setelah sholat selesai, Sang Guru pun bertanya kepada Sang Murid :” Wahai nanda, apakah semua jamaah yang masuk dan keluar dari masjid ini telah engkau perhatikan dan ingat semuanya....
Sang Murid menjawab :” Sudah yahnda...jadi mana setannya..???
Sang Guru :” apakah nanda melihat jamaah yang terakhir sekali memasuki masjid dan yang pertama sekali keluar dari masjid pada hal dia belum melaksanakan permintaannya kepada Allah SWT....

Sang Murid :”ada ya yahnda....si itu ....si itu dan si itu... dan itu lagi... dan itu juga ....nah... itu juga ...
Sang Guru :” itulah bentuk syaitan yang nyata yang dapat dipandang oleh mata sewajarnya... mengapa demikian...? karena surga pernah berdoa kepada Allah :” Ya Allah ... hamba memohon kehadapan Mu ya Robb... janganlah engkau memasukkan hamba hamba Mu kedalam ku sedangkan mereka masih memiliki sifat sombong walaupun sebesar zarroh ( atom / pecikan kembang api di bagi miliaran kali), kemudian Allah Berfirman : ” .... aku tidak akan izinkan siapapun masuk kesorgaku apabila dia masih memiliki sifat sombong walaupun sebesar zarroh....” dan sesungguhnya perbuatan yang paling sombong adalah makhluk yang tidak mau meminta kepada sang Kholik... Allah fa tros samawati wal ard...sedangkan sombong adalah pakaian kebesaran Allah yang telah ia simpan di lemarinya dengan rapat dan sangat tertutup... dan Allah tidak ingin memakainya.

Sang Murid tampak mengangukkan kepalanya sebagai tanda mengerti, kemudian sang Murid berpamitan kepada Sang Guru dengan segala hormat dan kasih demi embanan tugas dari junjungan dari puncak kemuliaan Baginda Rasulullah SAW.....

0 komentar em “Cara Melihat Setan”

Poskan Komentar